Selasa, 24 November 2015

Positive Attitude to Get Ahead in The Workplace



1. Enthusiastic

I know, how can you ever feel enthusiastic about work especially when you already feel sluggish with the same work after a few years? It is precisely this reason I ask you to be enthusiastic. To be enthusiastic at work is about a mental state. You need to make the decision to be enthusiastic. Start by saying, “I will be an eager participant in this project or task.”
Attack your task with energy. Do not drag your feet. The more you tell yourself, “This is so boring,” or whatever the excuse maybe the worse you will feel. Get interested in the work and the energy will come naturally. Then decide to be eagerly involved. Being enthusiastic and energetic are attitudes in the workplace that can get you ahead. You cannot get ahead without energy.

2. Efficient

Strive to be the most efficient worker in your team. According to Webster’s Universal College Dictionary, to be efficient means “performing or functioning effectively with the least waste of time and effort.” When you are effective, you are producing the intended result. When you are efficient you do it with the least waste of time and effort. That means you are capable and competent.
If you carry with you the attitude in the workplace of constantly striving to be the most efficient worker, then you will sooner or later get ahead in your career. You will get a career boost because you are the most capable and competent on the team.

3. Excellence

Of the five attitudes in the workplace, this one probably calls for you to give yourself some pressure. A little pressure is good since it makes you push yourself harder. Strive for excellence in everything you do. Do not be contented with good. Go for great.
Exceed expectations by knowing good is sometimes not good enough. Give everything your utmost best. You will naturally see how this becomes your career booster. When you strive for excellence in everything you do, you quite naturally surpass others in your work. That gets you ahead.

4. Early

Have you ever thought about being early as an attitude in the workplace that can get you ahead? Yes, especially when your workplace practices flexi time. Many people take flexi time for granted. They stroll in and out at their own pace, not knowing they have probably wasted productive time.
Start early at work. Some of my most productive days are those I start early before the phone rings and before my staff walks in with questions. Clear your e-mails from last night, craft that important e-mail when there are no disturbances.

5. Easy

Make every effort to be the easiest to work with in the office. Now, I am not saying compromise on your need for excellence. For example, this means not to complain and grumble each time there is a team meet. No one likes to work with someone who nags all the time.
When you are easy to work with, you make working enjoyable for the rest too. Such attitudes in the workplace is welcomed everywhere and you make yourself a competitive edge of any team. This competitive edge is your career booster.

There is no need for complicated plans to get a career boost. Simple steps with these attitudes in the workplace can get you ahead in your career.


Senin, 23 November 2015

Penyakit HIV dan AIDS yang semakin marak di kalangan pelajar Indonesia



                                                                   HIV DAN AIDS

 HIV adalah singkatan dari Human Immunodficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4, sehingga dapat merusak system kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.
Sedangkan AIDS merupakan singkatan dari Acquired Imunne Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembangbiakan virus HIV dalam tubuh makhluk hidup. Penyebab dari penyakit AIDS adalah adanya infeksi virus HIV. 
Orang yang telah mengidap virus AIDS akan menjadi pembawa dan penular AIDS selama hidupnya, walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. AIDS juga dikatakan penyakit yang berbahaya karena sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang bisa mencegah virus AIDS. Selain itu orang terinfeksi virus AIDS akan merasakan tekanan mental dan penderitaan batin karena sebagian besar orang di sekitarnya akan mengucilkan atau menjauhinya. Dan penderitaan itu akan bertambah lagi akibat tingginya biaya pengobatan. Bahaya AIDS yang lain adalah menurunnya sistim kekebalan tubuh. Sehingga serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun akan menyebabkan sakit atau bahkan meninggal.

                                        GEJALA-GEJALA AIDS / PENYEBAB


Sejak pertama seseorang terinfeksi virus HIV, maka virus tersebut akan hidup dalam tubuhnya, tetapi orang tersebut tidak menunjukkan gejala penyakit namun terlihat betapa sehat, aktif, produktif seperti biasa. Karena gejala-gejala AIDS tampak setelah + 3 bulan. Adapun gejala-gejala AIDS itu sendiri adalah :
  • Berat badan turun dengan drastis.
  • Demam yang berkepanjangan(lebih dari 38 0C)
  • Pembesaran kelenjar (dileher), diketiak, dan lipatan paha)yang timbul tanpa sebab.
  • Mencret atau diare yang berkepanjangan.
  • Timbulnya bercak-bercak merah kebiruan pada kulit (Kanker kulit atau KAPOSI SARKOM).
  • Sesak nafas dan batuk yang berkepanjangan.
  • Sariawan yang tidak sembuh-sembuh.
  • Pembesaran kelenjar secara menyeluruh di leher dan lipatan paha.
  • Nyeri di perut bagian bawah (wanita), buah pelir (laki-laki), serta pantat dan kaki. Namun pada wanita seringkali gejala ini tidak dirasakan, walaupun sebenarnya sudah terkena virus HIV
Semua itu adalah gejala-gejala yang dapat kita lihat pada penderita AIDS, yang lama-
kelamaan akan berakhir dengan kematian.

                                                    PENULARAN AIDS
        AIDS dapat ditularkan melalui cara-cara berikut :
  • Melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang mengidap HIV.
  • Transfusi darah yang mengandung virus HIV.
  • Melalui alat suntik, akupuntur, tato, dan alat tindik yang sudah di pakai orang yang mengidap virus AIDS.
  • Hubungan pranatal, yaitu pemindahan virus dari ibu hamil yang mengidap virus AIDS kepada janin yang dikandungnya.
  • Melalui air susu ibu/ ASI yang diminum.
  • Melalui darah yang terinfeksi virus HIV dan mengenai kulit yang terluka.
  • Melalui sperma pada pria dan cairan vagina pada wanita.
 Kita tidak usah terlalu mengucilkan atau menjauhi penderita AIDS, kita harus selalu
 mendukung para penderita AIDS bukan menjauhinya, karena AIDS tidak akan menular
 dengan cara – cara
 seperti di bawah ini :
  • Hidup serumah dengan penderita AIDS ( asal tidak mengadakan hubungan seksual ).
  • Bersenggolan atau berjabat tangan dengan penderita.
  • Bersentuhan dengan pakaian dan lain-lain barang bekas penderita AIDS.
  • Makan dan minum.
  • Gigitan nyamuk dan serangga lain.
  • Sama-sama berenang di kolam renang.

                                                 CARA PENCEGAHAN AIDS
  • Hindarkan hubungan seksual diluar nikah. Usahakan hanya berhubungan dengan satu orang pasangan seksual, tidak berhubungan dengan orang lain.
  • Pergunakan kondom bagi resiko tinggi apabila melakukan hubungan seksual.
  • Ibu yang darahnya telah diperiksa dan ternyata mengandung virus, hendaknya jangan hamil. Karena akan memindahkan virus AIDS pada janinnya.
  • Kelompok resiko tinggi di anjurkan untuk menjadi donor darah.
  • Penggunaan jarum suntik dan alat lainnya ( akupuntur, tato, tindik ) harus dijamin sterilisasinya.
  • Jangan melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang anda tidak ketahui kondisi kesehatannya.
  • Hindari mabuk-mabukan dan narkotika yang membuat anda lupa diri.
  • Adapun usaha-usaha yang dapat dilakukan pemerintah dalam usaha untuk mencegah penularan AIDS yaitu, misalnya : memberikan penyuluhan-penyuluhan atau informasi kepada seluruh masyarakat tentang segala sesuatau yang berkaitan dengan AIDS, yaitu melalui seminar-seminar terbuka, melalui penyebaran brosur atau poster-poster yang berhubungan dengan AIDS, ataupun melalui iklan diberbagai media massa baik media cetak maupun media elektronik.penyuluhan atau informasi tersebut dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, kepada semua lapisan masyarakat, agar seluarh masyarakat dapat mengetahui bahaya AIDS, sehingga berusaha menghindarkan diri dari segala sesuatu yang bisa menimbulkan virus AIDS.

                   KELOMPOK YANG MEMPUNYAI RESIKO TINGGI TERTULAR AIDS
      Penyakit AIDS dapat diderita oleh siapa saja, dan dari kalangan umur berapapun.
       Namun, kelompok yang paling beresiko tinggi tertular AIDS, yaitu:        
  • Mereka yang sering melakukan hubungan seksual diluar nikah, seperti wanita dan pria tuna susila dan pelanggannya.
  • Mereka yang mempunyai bayak pasangan seksual misalnya : Homo seks ( melakukan hubungan dengan sesama laki-laki ), Biseks ( melakukan hubungan seksual dengan sesama wanita ), Waria dan mucikari.
  • Penerima transfusi darah
  • Bayi yang dilahirkan dari Ibu yang mengidap virus AIDS.
  • Pecandu narkotika suntikan.
  • Pasangan dari pengidap AIDS

USAHA-USAHA YANG DILAKUKAN APABILA TERINFEKSI VIRUS AIDS
Usaha-usaha yang dilakukan terinfeksi virus AIDS disebut juga penerapan strategi pengobatan baru. Dalam pengobatan HIV / AIDS sangat penting mengetahui dinamika HIV, serta perjalanan penyakit ( patogenesis ) sehingga dapat melakukan tindakan dan pengobatan tepat waktu.
Beberapa harapan dan kabar baik dapat dicatat dari pertemuan-pertemuan “Van Couver” di Kanada saat ini cukup banyak obat anti HIV yang efektif untuk pengobatan kombinasi. Beberapa obat penghambat protease dan obat anti HIV sedang dalam tahap akhir untuk mendapat izin. Selain itu muncul pula pemeriksaan “Viral loard” yang prosesnya lebih mudah dalam mendeteksi RNA dari HIV dalam darah. Dan semua usaha diatas seharusnya di tunjang oleh motivasi dari penderita AIDS itu sendiri. Misalnya bagi mereka yang termasuk kelompok resiko tinggi terkena AIDS selalu memeriksakan darahnya secara teratur, paling sedikit 3-6 bulan sekali, demi keselamatan pasangan seksualnya. Dan yang tidak kalah penting adalah mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Yaitu dengan melaksanakan ibadah-ibadah yang diperintahkan dan berusaha untuk menjauhi segala yang dilarangNya, agar penderitaan yang dirasakan tidak terlalu berat. Dan bagi masyarakat hendaknya jangan menjauhi mengucilkan mereka yang terinfeksi AIDS, tetapi seharusnya memberi dorongan atau semangat hidup, misalnya melalui nasehat-nasehat yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri, sehingga mereka yang telah mengidap virus AIDS tidak putus asa dalam menjalani hidupnya.
Dengan adanya usaha-usaha diatas, niscaya masalah AIDS dapat diatasi, paling tidak dapat dicegah sedini mungkin, apalagi jika ada partisipasi dari semua pihak.

                                         PERKEMBANGAN AIDS DI INDONESIA


Penyakit AIDS banyak ditemukan diluar negeri, tetapi karena hubungan dengan bangsa menjadi semakin erat, maka penularannya harus tetap diwaspadai. Banyak orang asing datang ke indonesia dan banyak pula orang indonesia pergi keluar negeri untuk berbagai keperluan. Hal itu membuka kemungkinan terjadinya penularan AIDS.
Tingkat perkembangan virus HIV/AIDS di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Malahan dari seluruh Negara di Asia, negeri kita yang tergolong paling cepat. Tiap tahunnya terjadi peningkatan penyebaran virus mematikan ini. Setiap tahun jumlah kasus baru HIV/AIDS menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah HIV/AIDS di Indonesia sampai akhir 1996, terdapat 449 kasus dengan 341 HIV dan 108 AIDS, terdapat di 16 provinsi di Indonesia. Wanita yang terkena sebanyak 122 orang, WNI sebanyak 304 orang, Heteroseksual 276 orang, homoseks dan biseks 84 orang, drag user 4 orang, perinatal 1 dan 80 tidak diketahui cara tranmisinya. Pengidap HIV-AIDS terbesar di Indonesia saat ini berusia 15-29 tahun. Sampai Maret 2010, secara akumulatif kasus AIDS di Indonesia mencapai 20.564 kasus, 561 kasus di antaranya adalah kasus baru.
Tidak hanya itu, Hal itu juga terbukti  dari data jumlah estimasi kasus HIV/AIDS yang dimiliki Departemen Kesehatan, tahun 2004 sebanyak 1.196 kasus, tahun 2005 sebanyak 2.038 kasus, tahun 2006 sebanyak 2.373 kasus, dan tahun 2007 yaitu 2.547 kasus. Lima tahun terakhir, kasus AIDS terbanyak disebabkan karena penggunaan jarum suntik untuk narkoba. Kasus terbesar berada di wilayah Jakarta, dimana 80 persen orang yang memakai jarum suntik dan berbagi pemakaian secara bebas, 100 persennya dipastikan terkena AIDS.

Minggu, 22 November 2015

Sejarah Olahraga Lompat Tinggi


hai teman-teman.(◕‿-)
saya ingin berbagi mengenai salah satu hobi  dan prestasi saya dalam atletik lompat tinggi. mungkin banyak dari kalian yang kurang menggemari olahraga ini. tetapi, apakah kalian tau jika olahraga ini juga ikut dalam mengukir prestasi di negara kita Indonesia. Menjadi atlet tidaklah mudah, butuh banyak latihan, semangat dan juga kesabaran. Sebagai seorang wanita tidak ada batasan jika kita ingin mengukir prestasi sebagai seorang atlet. nah, jika kalian ingin tau lebih detail mengenai olahraga yang satu ini, kalian bisa membaca artikel di bawah ya teman-teman.(◕‿-)

Dalam cabang olahraga, gerakan melompat dibagi atas dua yakni Lompat Jauh dan Lompat Tinggi. Cabang olahraga lompat tinggi sudah sejak lama diperlombakan dalam kelompok atletik di Olimpiade maupun kompetisi dunia lainnya. Jika pada lompat jauh, seorang atlit dituntut untuk mencapai jarak atau secara horizontal, maka pada lompat tinggi seorang atlit dituntut memperoleh angka maksimum dalam hal ketinggian atau arah vertikal. Jadi, dengan bahasa lain, lompat tinggi adalah cabang atletik yang menguji keterampilan seseorang melompat setinggi-tingginya. Dalam olahraga lompat tinggi, keberadaan mistar sangat penting sebab ia merupakan tolak ukur pencapaian tinggi seorang atlit. 

Mistar dalam lompat tinggi  dipasang secara mendatar pada dua buah tiang yang tingginyabisa mencapai 2,5 meter. Adapun panjang mistar tersebut paling sedikit 3,15 meter. Olahraga lompat tinggi ini dilakukan secara indoor dengan menggunakan daerah awalan yang panjangnya maksimal 15 meter dan titik tumpu datar dengan kemiringan 1 banding 100. Sementara itu, tiang lompat haruslah kokoh dan kuat. Jarak antara tiang yang satu dan tiang lainnya yakni 3.98 sampai 4.02 meter. Alat lain yang dibutuhkan dalam lompat tinggi adalah tempat mendarat yang terbuat dari karet atau kasur busa. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar peralatan lompat tinggi.

Gaya Lompat Tinggi 
Sama seperti lompat jauh, di dalam cabang atletik lompat tinggi dikenal juga beberapa gaya yang didasarkan pada gaya sang atlit saat ia bergerak melayang di udara. Untuk dapat mempraktekan gaya-gaya dalam lompat tinggi dapat dijelaskan sebagai berikut. 

1. Gaya Gunting atau eastern form


Untuk dapat melakukan lompat tinggi Gaya Gunting ini cukup mudah yaitu sebagai berikut. 
  • Pelompat mengambil awalan dari tengah.
  • Melompat dengan bertumpu menggunakan kaki yang terdekat dengan mistar. Jika bertumpu dengan kaki kiri, maka pada saat mendarat dengan kaki kiri terlebih dahulu.
  • Di udara, badan berputar ke kanan, mendarat dengan kaki kiri, badan menghadap kembali ke tempat awalan tadi.
2. Gaya Guling Perut atau Straddle


Gaya Guling Perut yaitu sebuah gaya yang dimulai dengan cara menikung dengan cepat. Tujuan awalan pada gaya ini adalah untuk mempersiapkan tolakan, mempersiapkan sudut lepas landas serta menciptakan arah horizontal yang kemudian akan diubah menjadi kecepatan bertikal atau ke atas. Pada proses tolakannya, gaya ini menekankan pada penggunaan 1 kaki yang paling kuat. Adapun tujuan tolakan pada gaya ini adalah untuk memperoleh saat tepat memutar untuk bisa melewati mistar, untuk merubah gerak datar atau horizontal menjadi arah atas atau vertikal.

Rangkaian gerakan dalam lompat tinggi gaya guling perut terdiri dari awalan, tolakan,  sikap badan ketika berada di atas mistar, dan mendarat. Untuk lebih jelasnya dapat dijekaskan  sebagai berikut :
a. Awalan
  • berlari dengan kecepatan yang disesuaikan,
  • awalan dari samping kira-kira bersudut 30°/40° dengan tiang lompat,
  • berlari agak serong dari mistar.
b. Tolakan
  • bertumpu dengan kaki yang terdekat dengan mistar.
  • sesaat akan bertumpu, badan merebah sedikit atau condong ke belakang,
  • kaki tumpu menolak ke atas, sehingga lutut lurus dan kedua lengan diayun ke depan atas.
  • kaki yang lain diayunkan dengan kuat, lurus ke depan atas,
c. Sikap badan di atas mistar
  • tidur telungkup terus ber guling, serta badan dan kepala diturun kan,
  • pada saat badan mulai turun, lutut segera diluruskan ke belakang.
d. Mendarat
Bila menggunakan tumpuan kaki kiri maka mendarat dengan kaki kanan terlebih dahulu. Dilanjutkan dengan gerakan berguling.

3. Gaya Flop


Cara melewati mistar dengan gaya ini merupakan kebalikan dari gaya straddle. Lompatan straddle berguling di atas mistar dengan perut menghadap ke bawah (ke arah mistar). Lompatan flop melewati mistar dengan punggung yang menghadap ke bawah.

Rangkaian gerakan dasar lompat tinggi gaya flop yaitu:
a. Awalan
Berbeda dengan straddle, awalan pada flop arahnya dari depan, dilakukan dengan sangat cepat, dengan cara sedikit melingkar atau menikung, dan tegak lurus menghadap letak mistar. Awalan dari depan menuju tiang sandaran mistar sebelah kanan (bila bertumpu pada kaki kiri). Pada langkah-langkah terakhir mengubah arah serong ke kiri, tidak lagi tegak lurus pada mistar.
b. Tolakan
Gerakan saat menolak yaitu:
  • jika bertumpu dengan kaki kanan, kaki kanan menumpu dengan kuat,
  • kaki kiri diangkat dengan lutut ditekuk sambil memutar badan ke arah awalan,
  • badan membelakangi mistar,
  • disusul dengan gerakan melintang melewati mistar dengan punggung melengkung.
c. Sikap badan di atas mistar
Sikap badan di atas mistar merupakan gaya dalam lompat tinggi. Sikap badan gaya flop adalah:
  • kepala paling dulu melewati mistar,
  • diikuti dengan badan yang telentang,
  • punggung menghadap mistar.
  • setelah mencapai titik ketinggian maksimal dan pantat melewati mistar, kedua kaki diayun ke atas untuk dapat melewati mistar seluruhnya.
  • Dagu ditarik ke bagian dada dan punggung atlit diusahakan ada di atas mistar dengan menyerupai busur yang melintang.
c. Mendarat
Anggota tubuh yang mendarat terlebih dahulu adalah punggung. Sikap tubuh telentang saat mendarat. Oleh karenanya, gaya lompat tinggi ini hanya mungkin dilakukan di atas busa. Jangan mencoba gaya flop di bak pasir.

Dalam melakukan lompat tinggi, poin paling penting bagi atlit adalah membuat lompatan setinggi mungkin dengan tidak membiarkan salah satu anggota tubuh meyentuh mistar dan membuat ia berubah tempat, sebab hal tersebut akan dianggap gagal. Hal lain yang patut dihindari adalah gerak lari pada awalan yang terlampau cepat, saat hendak menolak, kaki terlalu lurus ke depan, gerakan kombinasi pada kaki atlit kurang sempurna, badan yang condong dan terlampau mendekati mistar, atlit melewati mistar namun dalam posisi seperti duduk, membuat sebuah lengkungan badan yang terlalu dini, dan gerak yang terlambat di akhir.


Peran Psikologi Dalam Dunia Pendidikan





Landasan psikologi memberikan sumbangan dalam dunia pendidikan. Kita ketahui bahwa Subjek dan objek pendidikan adalah manusia (peserta didik). Setiap peserta didik memiliki keunikan masing – masing dan berbeda satu sama lain. Oleh sebab itulah, kita sebagai guru memerlukan psikologi. Dengan adanya  psikologi memberikan wawasan bagaimana memahami perilaku individu dalam proses pendidikan dan bagaimana membantu individu agar dapat berkembang secara optimal serta mengatasi permasalahan yang timbul dalam diri individu (siswa) terutama masalah belajar yang dalam hal ini adalah masalah dari segi pemahaman dan keterbatasan pembelajaran yang dialami oleh siswa. Psikologi dibutuhkan di berbagai ilmu pengetahuan untuk mengerti dan memahami kejiwaan seseorang.

Psikologi memiliki peran dalam dunia pendidikan baik itu dalam belajar dan pembelajaran. Pengetahuan tentang psikologi sangat diperlukan oleh pihak guru atau instruktur sebagai pendidik, pengajar, pelatih, pembimbing, dan pengasuh dalam memahami karakteristik kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta secara integral. Pemahaman psikologis peserta didik oleh pihak guru atau instruktur di institusi pendidikan memiliki kontribusi yang sangat berarti dalam membelajarkan peserta didik sesuai dengan sikap, minat, motivasi, aspirasi, dan kebutuhan peserta didik, sehingga proses pembelajaran di kelas dapat berlangsung secara optimal dan maksimal.
Beberapa peran penting psikologi dalam proses pembelajaran adalah :
  1. Memahami siswa sebagai pelajar, meliputi perkembangannya, tabiat, kemampuan, kecerdasan, motivasi, minat, fisik, pengalaman, kepribadian, dan lain-lain
  2. Memahami prinsip – prinsip dan teori pembelajaran
  3. Memilih metode – metode pembelajaran dan pengajaran
  4. Menetapkan tujuan pembelajaran dan pengajaran
  5. Menciptakan situasi pembelajaran dan pengajaran yang kondusif
  6. Memilih dan menetapkan isi pengajaran
  7. Membantu peserta didik yang mengalami kesulitan belajar
  8. Memilih alat bantu pembelajaran dan pengajaran
  9. Menilai hasil pembelajaran dan pengajaran
  10. Memahami dan mengembangkan kepribadian dan profesi guru
  11. Membimbing perkembangan siswa





Menurut Abimanyu (1996) mengemukakan bahwa peranan psikologi dalam pendidikan dan pengajaran ialah bertujuan untuk memberikan orientasi mengenai laporan studi, menelusuri masalah-masalah di lapangan dengan pendekatan psikologi serta meneliti faktor-faktor manusia dalam proses pendidikan dan di dalam situasi proses belajar mengajar. Psikologi dalam pendidikan dan pengajaran banyak mempengaruhi perumusan tujuan pendidikan, perumusan kurikulum maupun prosedur dan metode-metode belajar mengajar. Psikologi ini memberikan jalan untuk mendapatkan pemecahan atas masalah-masalah sebagai berikut:
  1. Perubahan yang terjadi pada anak didik selama dalam proses pendidikan
  2. Pengaruh pembawaan dan lingkungan atas hasil belajar
  3. Teori dan proses belajar
  4. Hubungan antara teknik mengajar dan hasil belajar.
  5. Perbandingan hasil pendidikan formal dengan pendidikan informal atas diri  individu.
  6. Pengaruh kondisi sosial anak didik atas pendidikan yang diterimanya.
  7. Nilai sikap ilmiah atas pendidikan yang dimiliki oleh para petugas pendidikan.
  8. Pengaruh interaksi antara guru dan murid dan antara murid dengan murid.
  9. Hambatan, kesulitan, ketegangan, dan sebagainya yang dialami oleh anak didik selama proses pendidikan
  10. Pengaruh perbedaan individu yang satu dengan individu yang lain dalam batas kemampuan belajar

Senin, 16 November 2015

How to Increase Motivation in Education



Education must transfer from generation to generation the core of our culture’s accumulated body of knowledge. In our day, many think that to believe in an accepted body of knowledge that prioritizes what is important to learn and what is not smacks of elitism and exclusivity.

For students to be motivated in their studies, they need to know that what they are studying is indeed of real significance. They need to know that they are not being feed some new-sprung agenda or half-baked innovation that will simply go the way of the faddish educational chaff that, once having gleaned its profits, goes to the winds never to be seen or thought of again. Students need to know that they are being feed the best that our civilization has to offer- that they are studying something that is much, much larger than themselves. As I guide students through the study of the proofs in Euclid’s Elements, it is always a pleasure to point out to them the fact that their geometry book is the same that was used by Thomas Jefferson, James Garfield, Lewis Carroll and a host of other intellectual witnesses going back before 200 BC. Even though Euclid makes absolutely no attempt to show you how his system is “practical”, I do not find my students asking, “what will I ever us this for?” Because the Element’s is truly a classic work, the students come to see why mathematicians have admire Euclid’s beautifully constructed proofs through the ages.





When we climb out of the broad stream that comprises the wisdom of the ages, it is very easy to lose our educational bearings, being blown to and fro be the winds of opinion. Furthermore, without a good rational for our curriculum, we will be unable to resist the student’s desire to find the path of least exertion between now and breaktime. To be motivated to work, we need to instill in our children first godly character and then the conviction that their studies are indeed significant. Despite the mantras that are continually chanted around us, the motivation for pursuing an education does not come from looking at charts of the average salary levels of various degree recipients, or from following the educational atomism that reduces all educational accomplishment to a single GPA, or by explaining all labors as just steps in the great “ordu salutis” culminating in acceptance by that Ivy-league dream college. By putting before students these poor reasons for getting an education we are drumming into them the idea that education is a means and not an end. Until they understand that education is an end in itself, that indeed, the creation in which we dwell and the historical saga in which we take part are truly worthy of our interest and concentrated study, we will only see them labor with a slave’s reluctance.

Kamis, 12 November 2015

Khasiat yang di Temukan dibalik Kecantikan Bunga Mawar


1. Menghilangkan Jerawat

Air bunga mawar merupakan bahan pembersih alami yang kaya antioksidan dan mampu membunuh bakteri penyebab jerawat. Cuci wajah Anda dengan air hangat yang sudah dicampur dengan air mawar.
2. Perawatan Kulit
Jaga keseimbangan pH alami kulit dengan air mawar. Air mawar dapat menyeimbangan produksi sebum pada kulit. Hal ini dapat digunakan baik untuk kulit berminyak maupun kulit kering. Air mawar juga mampu melawan berbagai penyakit kulit dan eksim.
3. Kesehatan Rambut
Air mawar baik untuk kesehatan rambut karena dilengkapi dengan penyejuk alami yang dapat melembapkan. Cukup tuangkan beberapa tetes air mawar saat keramas bersamaan dengan sampo untuk menciptakan aroma khas yang wangi. Bisa juga digunakan setelah keramas, tuangkan pada rambut yang masih basah, dan pijat lembut untuk membantu pertumbuhan rambut Anda. Selain itu, air mawar juga dapat mengatasi peradangan di kulit kepala dan memberantas ketombe, nih!
4. Kesehatan Mata
Mata lelah dan lingkaran gelap di bawah mata bisa diatasi dengan air mawar. Air mawar juga dapat digunakan untuk mengatasi mata merah dan meradang. Teteskan 2-3 tetes pada mata, lalu tutup selama beberapa menit untuk membersihkan mata. Lakukan secara rutin untuk menghindari infeksi mata.
5. Untuk Miss V
Tahukah Anda? Perawatan seperti spa biasanya menggunakan air mawar sebagai bahan utamanya. Hal ini dikarenakan keharuman air mawar yang khas dan bermanfaat untuk organ intim Anda. ‘Cuci’ Miss V dengan air hangat matang yang telah dicampur dengan air mawar.
6. Mengatasi bengkak pada kaki
Caranya dengan mengambil 2-3 bunga mawar lalu ditambah 30gram daun sembung setelah itu cuci bersih. Kemudian rebus dengan air 600ml lalu minum airnya selama 2 kali sehari.

Improving your motivation for learning English In this article , we share our techniques for improving your motivation for learning English...